Double Happiness

Kemarin saya baru saja menyelesaikan bacaan e-book saya. Kali ini judulnya NASIONAL.IS.ME. yang ditulis oleh MC sekaligus penyiar radio Pandji Pragiwaksono. Saya cukup yakin kalau anda sudah mengenal dia, atau minimal pernah melihatnya di televisi. Well, jika anda mempunyai waktu luang, cobalah menyempatkan diri membaca e-booknya yang bisa didownload secara gratis disini.

Youth spirit saya bergejolak sepanjang saya membaca e-booknya. Apa yang dia tulis disitu benar-benar membuka pengetahuan terbatas saya tentang Indonesia. Perlahan, semua bayangan buruk tentang bangsa ini di benak saya pudar satu per satu. Dan bucket list saya yang tadinya adalah berwisata keliling dunia saya ganti menjadi berwisata keliling Indonesia. Pandji benar-benar membuat saya ‘melek’ akan keterbatasan informasi yang selama ini saya terima.

Saya terkejut membaca pengalamannya berkeliling Indonesia dan menjumpai pantai-pantai yang subhanallah indahnya. Di bayangan saya selama ini, Maldives lah pantai terindah di dunia. Tapi ternyata Indonesia punya banyak pantai seperti itu. Awesome!

Saya tak bisa menahan tangis sewaktu membaca pengalaman perjalanan Pandji ke Kupang NTT. “Au Neko..” terdengar seperti kalimat terindah yang pernah saya dengar dari bahasa NTT. Berbicara mengenai NTT, saya teringat pada kisah seorang kapten pilot Singapure Airlines yang membatalkan rencana liburan keliling dunia bersama keluarganya dan memilih untuk mengunjungi NTT. Namanya Captain Budi.

Pertama kali mendengar ceritanya, saya seakan tidak percaya ada orang sebaik itu. Setelah perjalanan ke NTT tersebut, mereka memutuskan untuk meninggalkan kehidupannya selama ini dan memulai hidup baru dengan membangun sebuah panti asuhan bernama Roslin di NTT. Sungguh sebuah keputusan yang mustahil dibuat tanpa tekat yang kuat.

Membaca kisah tersebut saya sadar, bahwa “kebahagiaan”lah tujuan hidup semua orang. Cara memperoleh kebahagiaan itulah yang membedakannya. Ada orang yang merasa bahagia ketika memiliki banyak uang, ada orang yang sudah merasa cukup bahagia dengan berkumpul dengan orang-orang terkasihnya, ada orang yang merasa bahagia ketika dia bisa mencapai semua yang ia inginkan, ada orang yang bahagia ketika ia bisa berbagi dengan orang lain. Tipe yang terakhir inilah yang sedang saya pelajari. Saya merasakan dengan benar, bahwa berbagi kebahagiaan akan berbuah kebahagiaan yang lebih banyak lagi untuk diri kita.

When we gave happiness for others, it will bring double happiness for ourself.

Merasakan kebahagiaan orang lain sebagai bagian dari kebahagiaan diri sendiri itulah yang tidak bisa dirasakan semua orang. Dan itulah yang sedang saya pelajari sekarang. Saya sedang dalam perjalanan mencari apa yang membuat saya bahagia. If I may copy my blogger fellas writing, he said this :

To seek living for yourself, if it is worthy, why not?

To seek glory and fame for your family, if it is worthy, why not?

To do everything in the name of art, if it is worthy, why not?

Take a look inside your heart, and ask them what makes you really want to do in life.

xoxo

kelimutu

A piece of preamble

This is actually an introduction post. Well, I blogged since a long time ago but never use WordPress. Now I stumbling here and falling for its interface which is so nice and grey (whatever, I love grey).

I think I fall for blogging since junior high school. It was my very first time I can outpour my feeling into virtual world, called blog. It was really exciting that time. I blogged about my little thought about goverment issue and I still remember how is that feel when I received my first comment of my post. Now it was one of tons reason why I still blogging (I’m actually have plenty of blog, but it just 2 blog which still active).

Anyway, welcome to my first WordPress. A new touch of blogging compared with my last blog. New environment, new topic (I used to be blogged my daily life, but here I will share every thought that appear in my mind).

Okay, maybe my piece of my preamble would end here. The rest is yours to enjoy. (: