Feeling blue..

you-decide

you decide

  • Jangan hutang budi terlalu banyak, Ki. Nanti malah bikin ketergantungan.
  • Ternyata nggak semua orang mau peduli sama kebahagiaan orang lain. Tapi jangan ditiru juga sih yang kayak gitu.
  • Inget Ki, kebahagiaanmu terlalu berharga untuk dirusak hanya gara-gara seseorang bertingkah sangat menyebalkan sehingga membuatmu ingin membencinya.
  • Sebenernya simple sih. Do not just believe on what’s true, but believe on what’s helpful for yourself. Kay?
  • Jika luka menjadi ambisi untuk mengalahkan, bukankah itu tidak baik?
  • Nggak harus membenci untuk melupakan, kan?
  • Dalam beberapa kasus, kebahagiaan ternyata tak berbanding lurus dengan mewujudkan impian.

Itu tadi beberapa self-talk yang sempat saya tulis akhir-akhir ini. Mostly adalah pengingat bagi saya ketika suatu hal berpotensi merusak kebahagiaan saya. Yang sayangnya kebanyakan malah berhasil merusaknya.

Mood yang tidak begitu baik juga membuat saya malas berbicara akhir-akhir ini. Tapi meskipun tak banyak bicara, pikiran saya malah ngoceh sepanjang hari bahkan membuat saya malas mendengarkan pikiran saya sendiri.

Terkadang kita memang perlu menanggalkan kebahagiaan dan memberikan sedikit ruang bagi kesedihan untuk kita rasakan. Life is balance that way.

Ya Tuhan, terima kasih. Hidup yang Engkau berikan begitu berwarna. Dan sementara ini, warnanya biru. ((:

2 thoughts on “Feeling blue..

  1. Tuhan menciptakan beragam rasa untuk manusia di dunia, jadi hidup tidak hanya untuk bahagia saja, asem, manis, pahit, sedih juga ada porsinya🙂 itu hal yang wajar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s